Sunday, April 17, 2011

How to Kepo Someone (part I)

Kepo is my middle name. Kepo-ing someone is (sometimes) my main job. #halah
Ada sangat banyak cara buat ngepoin orang. Biasanya sih semua itu tergantung pada situasi dan kondisi yang memungkinkan dan ke-kepo-an seseorang. #dobelhalah
Jadi ini ceritanya saya ingin berbagi cara ngepoin orang. *senyum jumawa*
check it out!

Saya pernah baca di sebuah buku (lupa buku apa), katanya kalau ingin memata-matai (atau mencari tahu) tentang seseorang maka mulailah dari sampah mereka. Sampah yang dimaksud ya benar-benar sampah. Sampah yang di tempat sampah itu. Kalian akan kaget mengetahui seberapa banyak informasi yang disediakan oleh sekantung sampah karena biasanya orang akan membuang yang terburuk sekalipun ke tempat sampah.

Misalnya: kita mulai dengan membongkar tempat sampah di kamar saya. Dengan membongkar tempat sampah ini paling tidak akan didapatkan beberapa informasi tentang saya tiga hari belakangan ini. (lumayan buat re-call)


ini tempat sampah saya


Setelah dipisah-pisah kita akan mendapatkan:
sampah kemasan makanan dan minuman ringan
Setumpuk besar kemasan makanan  ringan yang mana bisa langsung disimpulkan bahwa saya suka ngemil. Cemilan favorit saya Cheetos net dan Oreo Cake btw.. Murah meriah kan.. :))
P.s: di antara kemasan chiki-chikian itu (kalau kalian jeli) juga ada dua sachet kosong Vegeta Herbal which means si pengkonsumsinya yaitu saya  sedang mengalami masalah pencernaan atau konstipasiong. Nah, terbuka sudah satu aib.. T.T
tisu

Next, ada setumpuk sampah tisu. Kemungkinan-kemungkinan yang ada adalah:
1. saya maniak tisu
2. saya sering nangis belakangan ini (kan ngelap air mata pake tisu)
3. saya lagi flu

3 lembar plastik

Satu plastik bungkus jilbab, satu plastik sampul buku, satu lagi pastik kresek bening. Kemungkinannya:
1. saya baru beli jilbab
2. saya  baru nyampul buku (kalo ngerobek nggak mungkin, soalnya plastiknya masih baru dan bekas digunting)
3. kresek kresek, mungkin bekas jajan goreng. #halah

rautan pensil

 Nah kalo yang ini apa ya kemungkinannya.. Saya meraut pensil? Jelas. Pensilnya buat apa? Buat nulis. Atau buat ngupil? Oke, skip!
memo yang udah dikucek-kucek
MEMO!! Ini kunci penting kalo kita sedang memantau seseorang. Memo atau notes yang berserakan seperti ini sangat penting! Isinya bisa pengingat, bisa pesan, atau bahkan jadwalnya. Fufufu,... 

ikat pinggang putus
 Ikat pinggang yang putus, bisa karena sudah tua, atau karena nggak muat lagi. Yang manakah yang paling memungkinkan?? 


mouse dan kotak mouse 

sepotong karton. kertas dan label jilbab
Sepotong karton yang bahkan saya gak ingat itu darimana datangnya atau buat apa, sepotong kertas yang udah dikerimukin dan isinya tentang curahan hati saya *eaeaeaea* dan sepotong label jilbab. 


Nah, bagaimana menurut anda? Apakah cara ini efektif buat ngepo-in orang? As I said before, itu tergantung sikon dan taraf ke-kepo-an seseorang. Selamat mencoba!! :D :D

P.s: Saya pernah ngubek-ngubek liat di tempat sampah si *sensor* dan nemu Durex dalamnya. Menurut lo?

No comments: